Jumat, 30 Maret 2012

cara Membuat Saus Pasta


 Saus bechamel atau white sauce merupakan salah satu jenis saus dasar yang biasa digunakan sebagai pelengkap kenikmatan lasagna, pasta, cream soup, dan lainnya. Bechamel termasuk saus yang paling mudah dibuat. Saus ini terbuat dari campuran mentega, tepung terigu, susu, garam, lada, bay leaf, dan bubuk pala, yang dicampur jadi satu sampai mengental.

Agar rasanya lebih nikmat, dan teksturnya lembut, dibutuhkan beberapa trik khusus untuk membuat saus ini:

1. Hindari gumpalan tepung
Salah satu masalah yang sering dialami ketika membuat saus ini adalah tepung terigu yang menggumpal. Agar tak menggumpal, hindari pemakaian terigu yang terlalu banyak dibanding dengan mentega. "Misalnya tepung yang digunakan adalah 100 gram, maka menteganya harus 150 gram," ungkap Chef Mono dari restoran Gourmet World, Kemang, Jakarta, dalam acara Healthy Cooking Session, Kamis (22/3/2012) lalu.

2. Pastikan mentega sudah mencair
Agar teksturnya halus, maka sebelum menambahkan tepung terigu ke dalam panci, pastikan dulu mentega yang di dalam panci sudah mencair semua dan sudah mendidih.

3. Tepung terigu harus matang
Ketika tepung terigu tidak matang, saus yang dihasilkan akan memiliki aroma yang kurang sedap dan masih berbau tepung. Agar tepung matang merata di semua bagian, jangan memasukkan tepung secara bertahap. "Sesaat setelah mentega cair semua, masukkan terigu sekaligus sambil diaduk rata dengan balloon whisk," tukasnya.

4. Masukkan susu secara bertahap
Kebalikan dari tepung, susu cair harus dimasukkan secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan gumpalan adonan, dan memudahkan proses pengadukan.

Olahan khas Italia ini sekarang sudah jadi makanan favorit banyak orang. Di setiap restoran, Anda akan bisa menemukan pilihan pasta sebagai salah satu varian menunya. Anda juga mungkin sering menyajikannya di rumah sebagai salah satu menu andalan untuk keluarga. Selain karena pengolahannya yang mudah, pasta juga merupakan pilihan aman bagi anak-anak, karena mereka umumnya akan menyukainya.

    4 Fakta Tentang Pasta


Namun, sebenarnya ada banyak hal menarik seputar pasta yang tidak diketahui oleh banyak orang. Berikut ini adalah empat di antaranya. Coba simak!

1. Yang segar belum tentu lebih baik
"Pasta yang segar, alias baru dibuat sebelum diolah, memang tiada duanya," kata Domenica Marchetti, penulis buku The Glorious Pasta of Italy. Namun, lanjutnya, bukan berarti pasta segar lebih baik ketimbang yang kering. Jadi, sebenarnya dua jenis ini sama saja baiknya. Bahkan, pasta yang kering bisa terhitung lebih ekonomis dibandingkan membuat sendiri. Hanya saja, menurut Marchetti, Anda perlu lebih cermat dalam memilih pasta kering. "Merek yang kurang berkualitas bisa menghasilkan pasta yang 'benyek'," kata Marchetti.

2. Pahami pasta Anda
Jika Anda akan membuat pasta segar di rumah, gunakan dua peranti berikut agar sukses: food processor dan freezer. "Semakin sering membuat, Anda akan semakin tahu mengenali tipe adonan yang baik. Itu saja kuncinya," kata Marchetti. Penggunaan food processor dapat menghemat waktu dan tetap menghasilkan adonan pasta yang lembut. Sementara, jika Anda tidak ingin segera mengolahnya, simpanlah di lemari pembeku. "Yang paling aman tetaplah membuat adonan pasta sebelum diolah dan tidak menyimpan, karena ada kemungkinan pasta itu nantinya malah tidak bisa dimasak karena tidak lagi layak pakai," anjur Marchetti.

3. Padukan dengan saus yang tepat
Sebagian orang memilih pasta whole wheat atau yang terbuat dari gandum untuk mendapat manfaat sehatnya. Namun, yang perlu diketahui, pasta jenis ini tidak bisa dipadukan dengan sembarang saus. Teksturnya yang agak kenyal tidak cocok bila ditambahkan dengan saus dari tomat yang sifatnya ringan. Untuk itu, Marchetti menganjurkan Anda untuk memadankannya dengan saus yang lebih "berat" seperti saus krim.

4. Pasta cocok dimasak dengan gaya apa pun
Mulai dari diolah ala Italia hingga dibuat menjadi pengganti mi goreng ala China, pasta tetap enak. Selain itu, pasta juga bisa dipadankan dengan daging jenis apa saja, mulai dari daging sapi, ayam, hingga olahan laut. Sekarang bagaimana Anda menggali kreativitas untuk menciptakan hidangan pasta ciri khas Anda!

     Tips Memasak Pasta



Untuk menyiapkan makanan pasta, salah satu yang penting dalam sajian adalah rasa saus. Namun, saat ini sudah banyak cara untuk menyajikan saus pasta, bahkan sudah banyak saus pasta botolan yang bisa dibeli, tinggal tambahkan bumbu sedikit, selesai. Tapi yang sulit adalah menyiapkan agar pastanya terhidang dengan pas. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk memastikan pasta Anda terhidang sempurna.

- Pastikan Anda memiliki air yang cukup banyak saat merebus pasta. Pasta butuh banyak ruang untuk bergerak saat direbus. Pastikan air sudah dalam keadaan benar-benar mendidih sebelum memasukkan pasta.

- Anda bisa menambahkan satu sendok makan minyak ke dalam air untuk memastikan agar pasta yang Anda rebus tidak menempel satu sama lain, tapi tips ini bukan keharusan.

- Menambahkan garam pada air rebusan juga pilihan. Melakukan hal ini akan menambah rasa gurih serta membantu saus terserap lebih baik saat pasta sudah matang.

- Rebuslah satu macam pasta dalam satu panci rebusan. Jika pasta dalam berbentuk berbeda direbus bersamaan, kematangannya tidak akan maksimal. Tiap pasta memiliki waktu matang berbeda. Pastikan api dalam keadaan sedang.

- Pasta seharusnya lembut namun tetap cukup padat untuk digigit (ini yang namanya al dente). Jika Anda memasak pasta lebih dari tingkat ini, memang masih bisa dimakan dan dinikmati. Namun, rasanya akan lebih lembek dan cepat terkoyak. Ketika Anda belum yakin, coba angkat sehelai pasta untuk dicicipi sebelum benar-benar mengangkat semuanya.

- Saring pasta yang sudah matang dengan penyaring berbentuk mangkuk. Basuh kembali dengan air dingin jika ingin mendapatkan pasta dingin. Zat tepung yang ada di bagian terluar pasta akan membantu saus terserap lebih baik. Ketika Anda menyiram kembali pasta Anda, zat tepung tersebut akan terhilang.

- Untuk memberikan rasa, tambahkan saus, sayuran, dan atau keju pada pasta Anda. Anda juga bisa menambahkan ayam atau daging lain yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar. Cobalah tambahkan rasa dengan menggunakan udang.


Sumber: WebMD


Sumber: Oprah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer