Senin, 26 Maret 2012

dengan bercinta amara menjadi redah

 Pernah mendengar ungkapan, "Kamu lebih seksi saat marah"? sehingga dengan penuh kesadaran Anda berdua lalu melupakan kemarahan untuk melakukan sesi bercinta? Atau, pertengkaran yang hebat justru menimbulkan dorongan untuk bercinta, dan setelah bercinta, perasaan menjadi jauh lebih lega?

Inilah yang disebut make-up sex. Pada beberapa pasangan, seringkali gairah bercinta didapatkan saat dalam kondisi emosi pada pasangan. Adanya ketegangan hubungan justru memacu adrenalin, sehingga hubungan seks yang dilakukan terasa lebih menggebu. Seks juga menjadi salah satu kunci untuk meredakan ketegangan saat terjadi perdebatan, atau dijadikan momen untuk "berbaikan" setelah masing-masing mengakui kesalahan tentang apa yang menyebabkan pertengkaran.

Meski hubungan seks yang dilakukan saat emosi ini biasanya lebih dahsyat, tidak berarti Anda harus selalu mengandalkan make-up sex untuk menyalakan gairah bercinta. Make-up sex menjadi melenceng dari "prinsip" awalnya, ketika mulai sulit dikendalikan dan menjadi suatu cara atau alasan untuk bercinta. Oleh karena itu Anda perlu membuat aturan mengenai make-up sex ini:

Dos:
1. Selesaikan masalah sebelum menjadi lebih parah
Dalam make-up sex yang terjadi secara alami, perdebatan memang menjadi hal yang memicu gairah bercinta. Namun sebisa mungkin, segera selesaikan masalah antara Anda dan si dia agar tak berlarut-larut. Seks bukan cara untuk melarikan diri dari masalah, dan Anda pasti tak ingin menggunakan seks sebagai semacam obat sementara. Jika masalah tidak selesai, kelak muncul kembali dan mungkin menjadi lebih parah. Jika masalah yang sama kembali memicu pertikaian, apakah Anda akan menyelesaikannya dengan make-up sex lagi?

2. Gunakan make-up sex untuk meningkatkan keintiman
Yang dicari para pasangan dari make-up sex adalah adanya lonjakan hormon dan adrenalin yang mengalir dalam tubuh. Manfaatkan adrenalin ini sebagai upaya untuk melepaskan rasa kesal atau stres, dan yang lebih penting, meningkatkan keintiman Anda dan dia. Hindari faktor kesengajaan untuk menimbulkan perdebatan agar ada sesi make-up sex sesudahnya. Biarkan make-up sex berjalan natural, dan jika hal itu terjadi, jadikan hal itu untuk meredakan ketegangan usai bertengkar.

Don'ts
1. Menggunakan masalah yang sama untuk menyalakan gairah
Meskipun berbaikan lewat seks dilakukan dengan memanfaatkan perdebatan, namun sebaiknya jangan menggunakan masalah yang sama atau sengaja mencari-cari bahan pertengkaran baru sebagai pemantik gairah bercinta. Jika pertengkaran merupakan satu-satunya cara untuk menciptakan keintiman, maka salah jika Anda mencari solusi dengan make-up sex. Selain itu, ketergantungan pada make-up sex bisa-bisa membuat Anda tak mampu bercinta dengan cara yang normal lagi.

2. Merusak gairah bercinta dengan memulai pertengkaran
Ketika melakukan make-up sex, jangan biarkan pikiran tentang perdebatan itu muncul lagi selama bercinta. Anda tak akan tahu kemana sebuah pertengkaran akan mengarah, kan? Jangan sampai Anda sengaja memicu percekcokan, namun setelah itu Anda dan dia tak dapat mengendalikannya. Yang ada, Anda betulan jadi bermusuhan karena si dia tanpa sengaja mengungkit-ungkit kesalahan di masa lalu. Bukannya menikmati orgasme hebat, Anda malah menimbulkan keributan baru.


Sumber: Shine

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer