Selasa, 03 April 2012

keajaiban reptil komodo asal NTT


jenis komodo dragon
Posisi Pulau Komodo, satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang tujuh keajaiban dunia baru atau New7Wonders of Nature, terancam.

Berdasarkan jajak pendapat Januari 2010 lalu, posisi Pulau Komodo melorot tajam, dari posisi aman, tujuh besar, menjadi posisi 8 hingga 14.

Pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, daerah asal Komodo, meminta dukungan masyarakat.

"Masyarakat NTT mengharapkan dukungan luas, bukan hanya dari 200 juta lebih penduduk Indonesia, tetapi juga masyarakat internasional yang mencintai Komodo," kata Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya NTT Ansgerius Takalapeta saat dihubungi Jumat 5 Februari 2010.

Dia mengakui, masyarakat NTT mengalami kesulitan untuk memberikan dukungan. "Selain terbatasnya akses internet, juga disebabkan penduduk NTT hanya sekitar 4 juta orang," kata Takalapeta.

Dijelaskan dia, berdasarkan rangking yang diumumkan panitia awal Januari lalu, posisi Pulau Komodo terkoreksi antara 8-14, dan apabila dukungan masyarakat menguat maka kemungkinan besar pada tahun 2010 ini posisi Pulau Komodo akan kembali ke urutan tujuh besar calon keajaiban dunia yang baru.

Takalapeta mengatakan masuknya Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru, bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat NTT, tetapi akan menjadi kebanggaan Indonesia.

"Artinya, efeknya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah dan rakyat NTT saja, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Indonesia," katanya.

Dengan waktu yang masih tersisa, menurut Takalapeta, pihaknya akan melakukan kampanye lebih maksimal, karena pengumuman pemenang baru akan dilaksanakan pada tahun 2011 mendatang.

Pertengahan 2009 lalu, Komodo sempat berada pada posisi enam dalam poling terakhir di www.new7wonder.com.

Pulau Komodo, punya keunggulan di banding lokasi-lokasi lainnya, apalagi kalau bukan Komodo, satwa langka yang dipercaya sebagai 'dinosaurus terakhir di muka bumi'.

Taman Nasional Komodo yang meliputi Pulau Komodo, Rinca and Padar, ditambah pulau-pulau lain seluas 1.817 persegi adalah habitat asli komodo. Taman Nasional Komodo didirikan pada 1980 untuk melindungi kelestarian komodo. Tak hanya hewan langka tersebut, Taman Nasional Komodo juga untuk melindungi berbagai macam satwa, termasuk binatang-binatang laut.

Laporan: Jemris Fointuna|Kupang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer