Selasa, 03 April 2012

mengapa sexs butuh pelumas tambahan

  Cairan lubrikasi (pelumas) yang digunakan saat berhubungan seks memengaruhi kepuasan. Pelumas menciptakan kenikmatan yang lebih intens, hubungan intim lebih lama sekaligus dapat menjadi foreplay yang lebih menyenangkan. Untuk membuktikannya, situs Your Tango, meminta pendapat para pakar mengenai fungsi pelumas ini. Apa kata pakar tentang alasan di balik penggunaan pelumas?

* Mempermudah.
Kalau Anda mengalami kondisi kering pada vagina, baik terjadi alami atau akibat penggunaan obat-obatan tertentu, termasuk kondisi yang terjadi mendekati masa menopause, pelumas adalah solusi. Pelumas dapat mempermudah hubungan seks dengan kondisi seperti ini, kata Dr Dorree Lynn, psikolog klinis dan sex coach.

* Mencegah infeksi.
Charlie Glickman, Ph.D, edukator seks dan Education Program Manager Good Vibrations menjelaskan pelumas yang kini tersedia dengan ragam varian rasa membuat seks oral lebih menyenangkan dan jauh lebih aman. Selama ini kebiasaan seks oral dilakukan dengan menggunakan whipped cream atau madu yang dapat menyebabkan infeksi.

Meski saliva kerap dipilih sebagai cara alami mengatasi vagina kering untuk mengurangi rasa sakit saat penetrasi, kehadiran pelumas memberikan solusi berbeda. Selain kenikmatan lebih lama, faktor keamanan dan kenyamanan lebih menjadi pertimbangan pasangan untuk menggunakan cairan lubrikasi saat berhubungan seks.

Dok, apakah aman apabila saya bercinta dengan suami menggunakan minyak sayur sebagai pelumas? Padahal di saat bercinta, saya sering merasakan perih.  Minyak sayur saya jadikan pelumas karena diberitahukan oleh orang tua saya. Perlukan sebenarnya pelumas untuk melakukan hubungan seks? Apakah ada jenis pelumas yang aman. Terimakasih....

(Dewi, 28, Jakarta)


JAWAB :

Sebenarnya tidak ada alasan menggunakan pelumas ketika melakukan hubungan seksual, apalagi minyak sayur. Kalau Anda gunakan itu karena perlendiran vagina tidak terjadi ketika akan melakukan hubungan seksual, tentu bukan begitu jalan keluarnya. Kalau Anda terangsang tetapi tidak mengalami perlendiran vagina yang cukup, berarti Anda mengalami gangguan fungsi seksual.

Demikian juga kalau perlendiran tidak terjadi karena Anda merasa tidak bergairah ketika melakukan hubungan seksual. Kedua gangguan fungsi seksual ini harus diatasi sesuai penyebabnya. Untuk itu diperlukan evaluasi dan pemeriksaan.

Dengan pengobatan yang tepat, gangguan ini dapat diatasi. Saya sarankan Anda dan suami tidak membiarkan gangguan ini berlangsung lebih lama.


Sumber: Your Tango

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer