Selasa, 03 April 2012

wanita bunuh diri saat facebookan


Saat Chatting di Facebook, Wanita Ini Bunuh Diri

 Seorang wanita asal Taiwan bunuh diri saat sedang chatting dengan teman-temannya di Facebook. Claire Lin nama wanita itu, meninggal karena menutup ruangan dan sengaja menghirup asap beracun dari panggangan arang yang dibuatnya.

Sementara Lin terus menghisap asap, dia mengobrol dengan teman-temannya di Facebook. Lin bunuh diri saat ulangtahunnya ke 31 pada 18 Maret lalu.
Dilansir dari Ubergizmo, Rabu (28/3/2012), beberapa saat terakhir melalui catatan Facebook, Lin sedang chatting dengan sembilan temannya dan mengatakan bahwa ia sesak nafas dengan mengunggah gambar yang menunjukkan panggangan arang tempat di mana asap berasal.
"Tenang, buka jendela dan padamkan api sekarang. Saya mohon," ujar salah seorang teman yang chatting dengannya, Chung Hsin.

Tapi saat itu, Lin hanya menjawab bahwa asap itu mulai membuatnya susah bernafas. Beberapa teman di Facebook yang diajak chatting telah mencoba untuk menghentikan aksi nekat Lin, serta melacak keberadaanya tapi sayangnya tak ada satu pun dari mereka yang menghubungi polisi.
"Terlambat. Kamarku penuh asap, aku baru saja memposting gambar lain. Bahkan saat aku meninggal, aku masih ingin ingin menggunakan FB (Facebook)," demikian kata-kata terakhir dari Lin.
Pada sebuah posting Facebook-nya, Lin memperlihatkan bahwa dia sedih karena pacarnya mengabaikannya dan tidak datang untuk merayakan ulangtahunnya. Keesokan harinya, Lin yang sudah meninggal ditemukan oleh pacarnya tersebut.

Petugas polisi yang melakukan penyelidikan, Hsieh Ku-Ming menyesal karena tidak ada satu pun teman-teman Lin yang menghubungi polisi untuk menolong. Meski begitu, dia juga menegaskan hal itu akan sulit dilakukan teman-temannya, mengingat susahnya mengetahui keberadaan Lin karena mereka semua hanya menjadi teman di Facebook.

Sementara itu, Facebook merilis sebuah pernyataan tentang berita duka tersebut. "Kami sangat sedih dengan meninggalnya Lin dan kasus ini akan menjadi pengingat yang menyakitkan tentang bagaimana orang bisa membantu orang lain yang sedang berada dalam kesulitan atau membutuhkan bantuan," ujar Facebook.
Halaman Facebook pun ditautkan ke hotline bunuh diri di sekira 20 negara, termasuk Taiwan. Jejaring sosial itu mendesak pengguna untuk segera memanggil pihak berwenang dalam keadaan darurat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer