Rabu, 02 Mei 2012

Sejarah Hari Buruh

May Day dan Sejarahnya



 



Tahukah Kamu kalau hari ini, tepatnya tanggal 1 Mei adalah Hari Buruh, dan saat ini hari buruh dikenal dengan nama May Day. Hari buruh ini sebenarnya adalah hari libur (di beberapa negara) acara tahunan ini sebenarnya berawal dari sebuah usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan sebuah keberhasilan dari ekonomi serta sosial untuk para buruh.
Sejarah Hari Buruh
May Day itu lahir karena adanya berbagai sebuah rentetan perjuangan dari kelas pekerja untuk bisa meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Pada abad ke 19 terjadi perkembangan kapitalisme industri yang menandakan adanya sebuah perubahan drastis dari ekonomi-politik, negara-negara kapitalis itu terdiri dari Eropa Barat dan juga Amerika Serikat. Saat ini dengan adanya sebuah sistem dalam pengetatan disiplin dan juga dalam pengintensifan pada jam kerja, minimnya upah, dan juga buruknya dunia kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan adanya sebuah perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
Pada tahun 1806 pekerja Cordwainers melakukan pemogokan pertamanya di kelas pekerja Amerika Serikat. Ternyata pemogokan ini juga membawa para pengorganisirnya ke sebuah meja pengadilan dan ternyata mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era ini bekerja dari 19 sampai 20 jam dalam seharinya. Sejak saat itulah, para buruh ini memperjuangkan untuk menuntut direduksinya jam kerja akan menjadi sebuah agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada 2 orang yang memang dianggap telah menyumbangkan sebuah gagasan untuk menghormati para pekerja, orang itu adalah Peter McGuire dan Matthew Maguire, adalah seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan juga 100.000 pekerja lainnya melakukan sebuah aksi mogok untuk segera menuntut pengurangan jam kerja. McGuire melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja dan juga para pengangguran, dirinya juga melobi pemerintah kota pada waktu itu untuk segera meneydiakan sebuah pekerjaan dan uang lembur. Saat itulah McGuire menjadi terkenal dan dirinya mendapat sebutan ”Pengganggu ketenangan masyarakat”.
Pada tahun 1881, McGuire sendiri pindah ke St. Louis, Missouri dan dirinya memulai untuk segera mengorganisasi para tukang kayu. Dan pada akhirnya dirinya mendirikan sebuah persatuan yang terdiri dari tukang kayu di Chicago, dan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America”. Dirinya mendapatkan ide untuk mengorganisasikan seluruh pekerja menurut bidang keahlian mereka dan langsung merebak ke seluruh negara. McGuire dan juga para pekerjanya yang berada di kota-kota lain langsung merencanakan sebuah hari libur untuk Para pekerja di setiap hari senin pertaa pada bulan September di antara hari Kemerdekaan dan juga di hari Pengucapan Syukur.
Tanggal 5 September 1882, diadakan sebuah parade Hari Buruh pertama yang diadakan di kota New York dengan membawa peserta sekitar 20.000 orang dan mereka membawa sebuah spanduk yang bertuliskan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire yang memainkan sebuah peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, ternyata gagasan ini langsung menyebar dan semua negara bagian ikut merayakannya.
Pada tahun1887, Oregon, menjadi sebuah negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada tahun 1894. Presiden Grover Cleveland sudah menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama dari bulan September ini adalah sebagai hari libur umum secara resmi nasional.
Pada saat bulan September 1866 di Jenewa, Swiss, Kongres Internasional Pertama di selenggarakan. Dan dihadiri dari enam elemen organisasi pekerja dari berbagai belahan dunia. Di dalam kongres itu juga menetapkan sebuah tuntutan untuk segera mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun yang sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Ternyata batasan-batasan di dalamnya juga mewakili sebuah tuntutan umum kepada kelas pekerja di Amerika Serikat, maka kongres itu pun langsung mengubah tuntutan ini menjadi sebuah landasan umum untuk kelas pekerja di seluruh dunia.
Pada tanggal Satu Mei mulai ditetapkan sebagai sebuah hari perjuangan untuk kelas pekerja di seluruh dunia pada saat Kongres 1886 oleh Federation of Organozed Trades and Labor Unions untuk segera memberikan sebuah momen tuntutan delapan jam sehari, dan memberikan sebuah semangat dan juga angin baru di dalam perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Pada saat tanggal 1 Mei dipilih karena pada tahun 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions,juga terinspirasi oleh sebuah kesuksesan aksi buruh di Kanada pada tahun 1872, mereka juga menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan segera diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

sumber:sindonews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer