Selasa, 06 November 2012

Cara Menangkap Ikan Khas Indonesia

Indonesia terkenal sebagai negara kelautan, lebih dari separuh wilayahnya adalah lautan, dari jaman dahulu terkenal sebagai negeri dengan nelayan yang hebat dan berpengalaman dalam berburu ikan,berikut adalah
rangkuman cara berburu ikan yang dipakai oleh nelayan Indonesia :
1. Tombak

Terbuat dari batang (bisa kayu atau bambu) dengan ujungnya berkait balik (mata tombak),bisa bercabang 3 mata tombak atau cuma satu mata tombak dan tali penarik yang diikatkan pada mata tombak. Tali penariknya dipegang oleh nelayan kemudian setelah tombak mengenai sasaran tali tersebut ditarik untuk mengambil hasil tangkapan.


2. Pukat ikan karang
 
Jaring yang terdiri dari sayap dan kantong yang dalam pengoperasiannya dilakukan penggiringan ikan-ikan yang akan ditangkap agar masuk ke bagian kantong yang telah dipasang terlebih dahulu.Dinamakan pukat ikan karang karena tujuan utamanya adalah menangkap jenis-jenis ikan karang.

Alat ini disarankan karena cenderung tidak merusak ekosistem, karena metode pengoperasiannya yang tidak sampai merusak karang.Cara memakai alat ini dilakukan oleh beberapa nelayan dengan berenang, mengejutkan ikan-ikan karang sambil membawa alat penggiring.
3. Bubu
 
adalah satu alat penangkap yang bersifat statis,berbentuk kurungan, berupa jebakan dimana ikan akan mudah masuk tanpa adanya paksaan dan sulit keluar karena dihalangi dengan berbagai cara.
Biasanya bahan yang digunakan untuk membuat perangkap : bambu, rotan, kawat, jaring, tanah liat, plastik, dan sebagainya. Pengoperasiannya di dasar perairan, di permukaan perairan, di sungai daerah arus kuat, dan di daerah pasang surut.
4. Mata Pancing
 
Mata Pancing (hook) sering digunanakan untuk menangkap ikan,biasanya di ikatkan dengan tali/senar.Sistem kerjanya adalah ujung mata pancing dikaitkan dengan umpan ikan.
Cara memancing dengan cara ini disarankan karena tidak merusak lingkungan.
5. Jaring angkat




Adalah suatu alat pengkapan yang cara pengoperasiannya dilakukan dengan menurunkan dan mengangkatnya secara vertikal.
Biasanya terbuat dari nilon yang menyerupai kelambu,ukuran mata jaringnya relatif kecil yaitu 0,5 cm. Bentuk alat ini menyerupai kotak, dalam pengoperasiannya dapat menggunakan lampu atau umpan sebagai daya tarik ikan.
6.  Jaring insang



Adalah jaring berbentuk empat persegi panjang, mata jaring berukuran sama dilengkapi dengan pelampung pada bagian atas dan pemberat pada bagian bawah jaring.
Dioperasikan dengan tujuan menghadang gerombolan ikan oleh nelayan secara pasif dengan ukuran mesh size. Alat penangkap ini terdiri dari tingting (piece) dengan ukuran mata jaring, panjang, dan lebar yang bervariasi.
7. Pukat Cincin


 Adalah jaring yang berbentuk empat persegi panjang, kemudian dilengkapi tali kerut yang bercincin yang diikatkan pada bagian bawah jaring sehingga membentuk kerut dan seperti mangkuk.
8. Pukat Udang/Pukat Harimau
 
Adalah jaring yang berbentuk kantong yang ditarik oleh satu atau dua kapal, bisa melalui samping atau belakang. Alat ini merupakan alat yang efektif namun tidak selektif sehingga dapat merusak semua yang dilewatinya, tidak disarankan dalam menangkap udang/ikan. 


 sumber : 
google(dot)com
beritaunik(dot)net 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer