Rabu, 19 Desember 2012

Asal Mula Ikan Komet


Ikan Komet ( Langkahssius auratus ) pertama kali dibudidayakan oleh penduduk cina pada th. 1729. Awalannya wujud komet sama layaknya ikan koki. Dikarenakan memanglah ke-2 ikan ini datang dari satu kerabat, yaitu dari keluarga cyprinidae. Lantas pada zaman Dinasti Ming ( 1368-1644 ) popularitas komet makin menanjak. sekarang inilah bermunculan ikan koki dengan tubuh yang unik serta beragam. Sesudah itu, penyebaran komet berkembang ke Jepang.

Di negara matahari terbit, komet terus alami perubahan yang amat cepat sampai dihasilkan beberapa jenis baru dengan wujud yang lebih variatif layaknya sekarang ini. di indonesia, komet terhitung ikan hias yang banyak mempunyai pengagum. perihal ini bisa dibuktikan dengan kerapkalinya diselenggarakan kontes komet dengan peserta yang bisa disebut amat banyak.

Ikan komet adalah ikan yang cukup rawan penyakit perihal ini dikarenakan dikarenakan situasi air pada area pemeliharaan ikan komet cepat jadi kotor dikarenakan oleh hasil buangan dari ikan komet yang banyak ( kotoran ). Komet ( Langkahssius auratus ) yaitu type ikan air tawar yang hidup si perairan dangkal yang airnya mengalir tenang serta berudara sejuk. 
Ikan ini digemari penduduk dikarenakan keindahan warna, gerak-gerik, serta wujud tubuhnya yang unik. tidak sama dengan ikan hias yang lain, komet terhitung ikan ikan hias selama hidup. perihal ini dibuktikan dengan senantiasa tersedianya komet disetiap toko penjual ikan hias, hingga harga jual condong stabil.

Pemeliharaan komet bisa memakai akuarium, kolam semen atau bak fiber. sebelum saat dipakai baiknya akuarium, bak semen ataupun bak fiber baiknya dibersihkan serta dikeringkan untuk menyingkirkan jamur-jamur serta bakteri yang tetap melekat. layaknya kita kenali bahwa air adalah media yang amat mutlak untuk ikan, karenanya butuh disiapkan air yang amat bersih serta steril. baiknya air yang dipakai yaitu air yang sudah diendapkan.Akuarium/bak semen/bak fiber butuh diaerasi agar kandungan oksigen yang ada didalamnya jadi tambah. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer