Minggu, 13 Januari 2013

Kesalahan-Kesalahan Saat Wawancara Kerja

Kesalahan Wawancara Kerja yang Mudah Dihindari | Kesalahan-Kesalahan Saat Wawancara Kerja: Mendapat panggilan wawancara kerja pastinya hal yg paling ditunggu saat melamar pekerjaan. Selain kamu merasa senang, tapi kadang sering merasa cemas dan ada juga yg melakukan kesalahan-kesalahan umum saat wawancara kerja. Kesalahan yg sebenernya mudah dihindari tapi sering dilakukan.

Gak ada orang yg sempurna, pasti sebagian besar pencari kerja gak memberi jawaban sempurna. Dan mungkin beberapa kesalahan dalam wawancara kerja berikut sering dilakukan yg sebenarnya mudah dihindari:

Kesalahan-Kesalahan Saat Wawancara Kerja

1.) Tanpa Persiapan
Ini mungkin kesalahan nomor satu yg paling sering dilakukan para kandidat: mereka mengikuti wawancara tanpa melakukan persiapan matang beberapa hari sebelumnya.
Mereka gak membaca deskripsi pekerjaan dan mempelajari profil perusahaan. Mereka gak meluangkan waktu beberapa jam untuk memikirkan jawaban yg akan diberikan, serta memikirkan kembali pengalaman dari masa lalu untuk menggambarkan keunggulan mereka.

2.) Datang Terlambat
Tak peduli apapun alasannya, 91% perekrut kerja mengatakan bahwa mereka yg datang terlambat saat interview akan langsung ditolak. Bukan saja dianggap sebagai orang yg gdak disiplin, kamu juga akan dinilai sebagai orang yg gak peduli dengan pekerjaan yg akan diterima dan gak menghargai waktu.
Lebih baik menunggu satu jam daripada terlambat wawancara. Kamu bisa menggunakan waktu tunggu di dalam mobil atau di kafe terdekat kalo dateng lebih awal.

3.) Berpakaian Tidak Rapi
Meskipun kantor yg akan Kamu datangi memiliki aturan yg sangat longgar dalam berbusana, bukan berarti Kamu bebas menggunakan jeans dan kaus saat interview. Gunakan aja celana panjang hitam dengan blouse yg rapi. Karena sebanyak 95 persen perekrut kerja mengharapkan si pelamar kerja datang dengan pakaian formal saat interview.

4.) Berpenampilan yg Salah
Di samping mengenakan pakaian yg tepat, Kamu juga harus memastikan terlihat rapi dan terawat. Pakaian harus pas dengan tubuh, rambut rapi, make-up profesional dan gak berlebihan. Rasa nyaman Kamu pada pakaian juga penting. Kamu pasti gak ingin terlalu sering membenarkan kerah baju atau posisi rok.

5.) Berdandan Terlalu Seksi
Jangan sampai Kamu datang untuk wawancara kerja dengan dandan terlalu berlebihan. Hal tersebut dapat membuat Kamu dinilai lebih mementingkan penampilan ketimbang otak.
Sebaiknya Kamu berbusana yg rapi dan sopan. Hindari memakai baju yg transparan atau atasan berbelahan dada rendah. Sebanyak 95 persen perekrut kerja mengaku, berpakaian terlalu seksi dapat membuat si pelamar kerja dicoret dari daftar kandidat pekerja.

6.) Panik dengan Jawaban Terbata-Bata
Inilah alasan Kamu harus melakukan persiapan yg matang sebelum wawancara kerja. Kalo perlu lakukan simulasi dengan pertanyaan-pertanyaan yg mungkin akan keluar dalam wawancara, jadi Kamu gak grogi.
Satu hal lagi kiat untuk menghindari kepanikan dan jawaban terbata-bata adalah kejujuran. Kalo yg Kamu ungkapkan adalah sebuah kejujuran, pasti akan mudah mengutarakannya. Jangan sampai Kamu dianggap gak menguasai topik karena kegugupan Kamu.

7.) Menjawab dan Menjelaskan Secara Klise
Salah satu kesalahan yg dilakukan saat interview, yaitu menjelaskan atau menjawab pertanyaan yg diberikan dengan klise dan singkat. Misalnya Kamu mengatakan bahwa "Ini pekerjaan impian saya". Sebaiknya yg harus dilakukan adalah menjelaskan seberapa besar Kamu berguna bagi perusahaan yg dilamar.

8.) Kurang Tau Profil Pewawancara
Gambaran sekilas di LinkedIn mungkin akan memberikan Kamu kewaspadaan ekstra kalo misalnya pewawancara terbiasa bekerja dengan atasan yg galak, yg berarti Kamu akan siap kalo ditanya tentang itu dalam wawancara.
Membaca sekilas profil pewawancara di situs perusahaan mungkin memberikan gambaran buat Kamu bahwa dia memiliki latar belakang dalam software yg biasa Kamu gunakan saat bekerja dan mungkin Kamu ditanya-tanya tentang itu.

9.) Sok Tau
Kalo di saat wawancara aja kamu udah dinilai sok tau dan gak mau mendengarkan orang lain, jangan berharap kamu bisa diterima kerja. Perusahaan umumnya menginginkan orang-orang yg bisa bekerja dalam sebuah tim. Bukan orang sok pintar yg individualis. Jadi jangan pernah bersikap sok tau.

10.) Terlalu Santai
Memiliki chemistry dengan calon bos emang sangat penting dalam sebuah interview, tapi bukan berarti Kamu juga bebas berbicara seenaknya dengan mereka.
Sebanyak 83 persen perekrut kerja mengungkapkan, kalo Kamu menganggap seorang pewawancara kerja seperti sebagai teman, Kamu akan dianggap gak sopan.

11.) Menceritakan Kejelekkan Bos Lama
Meskipun atasan lama Kamu sosok orang yg kejam atau galak, tapi alangkah baiknya kalo Kamu gak menjelek-jelekkan bos lama kepada si pewawancara. Karena kalo mengatakannya, Kamu akan dinilai gak respek pada atasan, termasuk pada bos baru Kamu nantinya.

12.) Minum Saat Wawancara
Saat sedang diwawancara, jangan pernah Kamu minum sesuatu meskipun Kamu sedang sangat haus. Kalo emang minuman telah disediakan oleh kantor tersebut, sebaiknya Kamu meminumnya saat wawancara kerja selesai.
Hindari juga minuman berkafein sebelum wawancara, selain menciptakan bau mulut, kafein juga dapat merusak konsentrasi saat wawancara dan membuat Kamu cepat haus.

13.) Lupa Mematikan Ponsel
Ponsel berdering saat sedang melakukan wawancara kerja hanya dapat mengganggu dan membuat peluang Kamu untuk mendapatkan pekerjaan hilang. Selain gak sopan, Kamu juga akan dianggap gak serius.
Sebanyak 91% perekrut kerja mengatakan mereka akan segera mencoret Kamu dari daftar salah satu kandidat pekerja kalo melakukan hal itu.

14.) Menanyakan Masalah Gaji
Semua pewawancara tahu bahwa orang cenderung pindah kerja untuk mencari penghasilan yg lebih baik. Tapi jangan pernah menanyakan soal gaji kalo mereka gak memulainya, termasuk juga untuk negosiasi gaji. Karena hal tersebut terbilang sensitif. Jadi sebaiknya diungkapkan pada waktunya nanti.

15.) Gak Siap Menegosiasikan Gaji
Atau biasanya para pencari kerja sering merasa gak nyaman membicarakan gaji, dan hasilnya, mereka sering gak mempersiapkan bagaimana cara menjawab pertanyaan seperti itu.
Kalo datang tawaran gaji dan Kamu gak siap menegosiasikannya, Kamu mungkin hanya akan mendapatkan gaji yg lebih kecil. Jadi jangan hanya menyerahkannya kepada pewawancara untuk menentukan gaji Kamu. Cari tau berapa standar gaji di perusahaan itu dan berpikir sebelum menegosiasikan gaji agar Kamu bisa menjawab pertanyaan tentang gaji dengan percaya diri.

16.) Meminta Jatah Cuti
Cuti memang merupakan hak setiap pekerja, tapi jangan bicarakan di awal wawancara. Meminta jatah cuti agar bisa berlibur bersama pasangan saat baru diwawancara kerja bukanlah ide yg baik. Sebab, pewawancara ingin mendengar sebesar apa kontribusi yg akan Kamu berikan pada perusahaan saat diterima nantinya.

Mungkin ada dari kamu yg pernah melakukan kesalahan-kesalahan umum saat wawancara kerja diatas. Kamu bisa memperbaikinya kalo kamu gak mau pulang tanpa pekerjaan, dan harus repot mengirim surat lamaran kerja lagi. Artikel ini Arie Pinoci dikutip dari wolipop.detik.com yahoo.com google.com. Baca juga Tips Sukses Saat Wawancara Kerja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer