Kamis, 31 Januari 2013

Tips Menjaga Kesehatan Arwana

Tips Menjaga Kesehatan Arwana (akuariumhias) -Tiap-tiap akuarium, baiknya cuma ada seekor arwana saja ( soliter ), karena tidak mudah untuk seekor arwana untuk hidup berdampingan dengan ikan sejenisnya. untuk memperoleh ikan arwana yang berkwalitas serta sehat pastinya dibutuh situasi didalam akuarium yang hampir sama juga dengan habitat aslinya. makanan mesti cukup serta diberikan dengan teratur, mutu air juga termonitor dengan baik serta diberi obat-obatan supaya tidak tercemar oleh zat-zat kimia yang beracun.

Situasi akuarium
Siapa lalu yang memelihara arwana tentu dengan bangga dapat meletakkan ikannya di akuarium paling baik. supaya keanggunan itu terpantul optimal, maka cuma seekor arwana saja didalam satu akuarium. janganlah letakkan akuarium di dekat dinding ( tembok ) terlebih hingga melekat. karena apabila arwana lihat serangga layaknya kecoa atau cecak di dinding, ia dapat melompat serta menyeruduk dinding kaca aquarium, hingga dapat luka. pertimbangkan besar akuarium dengan besar ikan, supaya ikan dapat bergerak bebas serta meluncur di ruangan yang cukup. beri penerangan yang cukup. untuk mengontrol suhu air ( 27-30 derajat celcius ), baiknya dipasang termometer di dinding akuarium serta ujungnya tercelup ke air. ukur ph sekurangnya 1 minggu sekali.

Berikan makan
Walau tak ada patokan, baiknya arwana diberi makan 3 – 4 kali 1 hari. diperlukan 8-10 ekor jangkrik 1 hari. sebelum saat diberikan, kaki belakang jangkrik yang bergerigi dipotong dulu, supaya tidak menggores kerongkongan arwana. mesti diusahakan supaya makanan tidak tersisa di aquarium. jangkrik, kelabang, kecoa serta udang, memiliki kandungan zat karoten serta kitin yang dapat berikan dampak sisik yang indah, cerah serta mengkilap pada arwana.
Mutu air
Tak hanya suhu serta ph, maka mutu air juga dijaga membuang kotoran air yang datang dari kotoran ikan itu sendiri serta sisa makanan. dengan saringan, kotoran dapat diangkat, namun kotoran yang mengendap di basic akuarium disedot dengan selang. mengerjakannya mesti pelan-pelan supaya ikan tidak stres akibat air berguncang hebat. tiap-tiap tiga bln. akuarium dikuras keseluruhan serta kaca mesti bebas dari lumut, serta sabuni dinding akuarium serta apabila telah, keringkan dengan cahaya matahari, supaya jamur serta bibit penyakit mati. air baru didalam akuarium mesti diendapkan dulu 24 jam sebelum saat ikan dimasukkan kembali ke akuarium. kandungan oksigen didalam air mesti dijaga memasang aerator yang sekalian berperan sebagai pompa serta saringan kotoran.

Menggabung arwana didalam satu akuarium
Yang ideal dua ekor arwana digabung saat tetap kecil. tetapi apabila telah dewasa biasanya dapat seandainya akuarium diberi sekat kaca. apabila ke-2 ikan tampak marah membuka mulut lebar-lebar, bermakna keduanya tidak akur. apabila didalam 1 minggu tak ada pergantian, bermakna mereka tidak pas. ambillah ikan yang lain, kerjakan langkah sama, apabila tidak menunjukkan kemarahannya, bermakna pas, pelan-pelan kaca sekat dilepaskan. amati seksama. apabila keduanya tidak saling mengejar. bermakna mereka dapat hidup damai.
pakan

Tiap-tiap minggu, seekor arwana diberi makanan tambahan 2-3 ekor kadal yang tidak terlampau besar serta tiap-tiap dua minggu diberi tiga ekor kelabang. kelabang atau lipan ini terhitung makanan favorit arwana, hingga mesti hati-hati memberikannya. bila tiap-tiap hari diberi kelabang, maka arwana dapat enggan mengonsumsi jangkrik atau kodok sekali lalu. dia cuma akan makan kelabang.
Tetapi demikian, seekor ikan arwana memburu kelabang didalam air yaitu sesuatu atraksi menarik didalam akuarium anda. dikarenakan kelabang dapat bergerak amat cepat walau didalam air, maka arwana lalu mesti mempertontonkan ’’kemahirannya” berburu makanan. ia dapat meliuk-liuk serta terus mendesak kelabang, hingga selanjutnya dapat menangkap serta menelannya.

Arwana juga akan makan ikan hidup. biasanya di indonesia diberikan ikan mas serta sepat yang tetap anakan. tetapi mesti waspada, karena bukan hanya tidak mungkin ikan membawa bakteri serta penyakit itu akan menjangkiti arwana. udang mati lalu disukai arwana, tetapi untuk pemeliharaan di akuarium, baiknya tak perlu diberikan, karena dapat bikin air akuarium keruh serta sisa makanan itu dapat mudah membusuk serta menyebabkan penyakit untuk arwana.
Supaya arwana tidak juling janganlah menyebarkan makanan sekalian ke didalam akuarium. karena dapat membingungkan arwana serta matanya dapat menatap ke semua arah. berikanlah jangkrik atau kelabang satu persatu, hingga ikan cuma dapat memburu satu mangsa saja.

Sesungguhnya arwana juga mengonsumsi kecoa, cicak, laron atau belalang, sebagai selingan jangkrik. tetapi, arwana janganlah terus-terusan diberi makan cecak, matanya tidak melotot atau tersembul ke luar.
supaya arwana terus sehat serta berkwalitas, yang tidak kalah pentingnya yaitu menjaga air akuarium terus bersih sehat serta pas untuk habitat arwana. maka dari itu, diperlukan sebagian obat untuk menjernihkan air serta melindungi supaya situasi akuarium pas sebagai habitat arwana. obat-obatan ini biasanya telah dikemas didalam wujud lantas, hingga dapat segera dibeli di pedagang ikan hias serta mencampurkannya ke air akuarium cocok dosis yang disarankan.
Penyakit
Pemicunya terbagi dua, yaitu organisme nonparasiter serta parasiter. organisme parasiter yang berasal di virus, bakteri, jamur, cacing atau protozoa. tengah yang nonparasiter layaknya factor lingkungan, makanan serta keturunan. tetapi sebenarnya, serangan ke-2 type pemicu penyakit itu sukar dibedakan.

Ada tanda-tanda khas ikan arwana yang teserang penyakit, baik akibat dari parasiter ataupun nonpasrasiter, yaitu tampak pasif serta lemah, condong berenang di permukaan air, nafsu makan alami penurunan, sukar bernapas, tubuh ikan tidak licin, dikarenakan selaput lendir menyusut, hingga ikan mudah ditangkap. sinyal yang lain, di bagian dada berlangsung pendarahan serta sisik rusak, sirip punggung pecah-pecah.

Factor lingkungan yang mengakibatkan ikan sakit diantaranya, ph air. fluktuasi ph air ini di pengaruhi oleh beragam perihal, layaknya terdapatnya gas co2 di air. lantas pergantian suhu air yang dengan tiba-tiba juga amat merubah kesehatan ikan. disamping itu menyusutnya jumlah oksigen didalam air serta ada gas beracun layaknya co2, amoniak serta polusi air akan mengganggu kesehatan ikan. lantas factor makanan, layaknya telah disinggung diatas tadi, berikan makanan ikan fresh dapat riskan, karena ikan dapat membawa penyakit. lantas factor keturunan juga membawa problem pada arwana, layaknya sisik yang tidak bagus, punggung tidak lurus atau albino serta kembar siam.
Organisme parasiter bisa menyebabkan gejala-gejala infeksi kutu ikan, insang busuk, bintik putih, cacar serta tuberkolosis, terinfeksi jamur saprolegnia serta achlya, bakteri perusak sirip serta penyakit gatal.
apabila kita lihat begitu indah serta anggunnya ikan arwana di akuarium, terlebih saat ia mengejar mangsanya, kita dapat kagum serta kagum. tetapi karenanya, arwana juga memerlukan perawatan yang saksama serta hati-hati. karena banyak type penyakit yang siap ’’menerkamnya”.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer