Sabtu, 16 Maret 2013

Cerita Dewasa AKu simpanan OMku



#44fca2


[imagetag]



Cerita Dewasa AKu simpanan OMku  Sebagai penghuni baru di Kota ini, 

sore itu aku memutuskan untuk 

jalan-jalan di salah satu mall terkenal 

di daerah selatan Jakarta. 

Aku ingin 

mengenal kota ini lebih dekat. Dan 

ternyata memang benar berbagai suguhan penampilan orang biasa 

dan sesekali selebritis melintas di 

depan mata lengkap dengan gaya 

dan penampilan yang wah cukup 

sexy. Baru beberapa blok berjalan 

saya berhenti di suatu pojok dan berdiri sejenak mengamati orang 

yang lalu-lalang. Dan bersamaan 

dengan itu seorang Om beridiri di 

sampingku. Dari gaya stelannya saya 

bisa simpulkan dia itu seorang 

karyawan kantoran. Usianya seitar 45 tahun, saya sendiri 25 tahun. 

Tanpa saya duga dia menyapaku 

dengan ramah, dan sebagai orang 

baru yang masih asing di kota ini, 

apalagi di mall ini, saya menjawab 

dengan antusias dan mengemukakan sejujurnya bahwa 

saya baru seminggu berada di kota 

ini. Setelah berbasa-basi seperlunya 

dia menawarkan "keliling yok...! 

bosan berdiri melulu....! Sesampai di 

parkir saya begitu kaget setelah Om itu membukakan pintu 

BMW warna merah maronnya 

untukku. Dan dengan langkah agak 

ragu saya duduk di sebelahnya. Di 

tengah kegugupan saya, tiba-tiba 

tangannya yang kencang berotot itu menepuk pahaku " santai aja Ron.... 

koq kamu begitu gugup...!" dia tidak 

tahu saya begitu was-was kalau 

sampai dia tahu kontolku sedang 

naik. Belakangan saya tahu ternyata 

dia seorang manager di sebuah BUMN terbesar di kota ini. Begitu 

mobil jalan, Tanpa basa-basi 

tangannya mulai menggerayangi 

sampai ke selangkanganku dan 

betapa kagetnya dia begitu 

tangannya yang keras menyentuh keperjakaanku satu-satunya yang 

tidak kalah kerasnya dengan baja 

sekalipun... Tanpa membuang waktu 

dia segera memerosoti restleting 

celanaku dan menyibak CD ku dan 

selanjutnya tanpa henti memepermainkan kontolku 

sementara tangan kanannya tetap 

mengontrol kemudi. Karena tidak 

bisa konsen penuh, dan setelah 

mendapatkan lokasi yang agak sepi 

dia memarkirkan mobil dan permainan yang tadi masih belum 

sepenuhnya kini lebih diaktifkan 

lagi.. tanpa membuang waktu si Om 

memeloroti celana saya sepenuhnya 

hingga saya benar-benar bugil dari 

pusar ke bawah. Dan bagai singa lapar si Om melumat kontolku. Tanpa 

memberi waktu buat saya si Om 

mempermainkan, mengulum 

kontolku, ujung lidahnya dengan 

lincah mempermainkan ring kontol 

ku oh...oh....oh aku melambung di awan yang cukup tinggi. Oh..... Ron.... 

kontol mu nikmat sekali...... 

hangat ....... begitu seterus nya tanpa 

henti kontolku yang tetap mengeras 

bagai ulekan keluar masuk mulutnya 

hoh...hoh... nikmat menggesekgesek bibirrnya yang tebal dan agak 

hangat. Merasa gerakan terbatas....., 

si Om merebahkan sandaran jok 

dimana akau duduk hingga aku bisa 

selonjoran, dan sesekali kami 

terpaksa buru-buru berhenti takkala ada orang lewat. Setelah 

menggerayangi dan bermain 

dengan kontolku sedari tadi. 

Akhirnya si Om minta aku 

memperlakukan dia dengan cara 

yang sama dia lakukan terhadap burungku satu-satunya. Dan tanpa 

menunggu terlalu lama segera 

kubuka beltnya dan kuperosoti 

celananya hingga tinggal CD. 

Kucumbu tonjolan di 

selangkangannya yang menyembul di balik CD nya. Kuciumi dengan 

penuh nafsu, selanjutnya kutarik CD 

nya sampai ke bawah hingga 

nampaklah olehku kontolnya yang 

sudah tegak lurus diselimuti juntaian 

bulu-bulu warna hitam campur putih kombinasi, dan menambah nafsu 

birahi ku untuk segera 

mempermainkannya. 

Belum puas saya melumat kontolnya 

yang kaku, si Om kembali melumat 

kontolku dan menjilatjilatinya bagai anak kecil sedang makan es krim. 

Puas mengulum kontolku si Om 

mengambil posisi duduk di 

hadapanku dan mengarahkan 

buritannya persis di atas kepala 

kontolku yang berdiri dari tadi bagaikan tugu monas. Sembari 

mengelus, meremas dan melumasi 

batang kemaluanku dengan baby oil 

yang sudah tersedia di mobilnya, 

dengan bernafsu kontolku 

diarahkannya tepat ke lobang pantatnya yang ditumbuhi bulu 

lebat. Ayo Ron tembak saya..... 

kokang senapanmu ayo... ayo... Dan 

blash...... sekali turun dia tepat duduk 

merapat dan tertelanlah kepala 

burungku. Berkutnya naik turun satu dua tiga kali... amblas semua 

batang penisku dengan menyisakan 

buah zakar yang masih berada di 

luar pantatnya. Omku menjerit-jerit 

keenakan sambil terus mengelinjang 

menaikturunkan pantantnya yang cukup padat berisi. Aku hanya passif 

menikmati hempasan bokongnya, 

dan gesekan-gesekan bibir anusnya 

yang sangat-sangat nikmat terasa di 

bagian canopy (batas kepala dan 

leher/batang) kontolku. Setelah puas naik turun di atas 

tongkronganku saya menjerit 

karena mau ejakulasi dan 

secepatnya dia menyuruhku untuk 

menahan sementara dia mengocok 

telornya di atas pangkuanku dan akhirnya satu........ dua ............... 

ya..................... kumuncratkan maniku 

dengan sekuat tenagaku 

menghunjam ususnya yang hangat 

dan lembut dan sementara itu 

kurasakan otot-otot anusnya mencengkeram batang penisku 

begitu kuat ohh.....ohhhh..... 

akhirnya kami sama-sama ejakulasi 

dan lemas. begitu aku turun dari 

mobil jam telah menunjukkan pukul 

21.15. Dia pamit setelah sebelumnya mencatat nomor telp. ku untuk minta 

jatah selanjutnya. Aku berjalan 

menuju kamarku sambil 

membayangkan apa yang telah aku 

alami sedari tadi sore. Satu per satu 

peristiwa itu ter replay di hadapanku............... Selanjutnya aku 

menunggu calling dari 

Omku............................. Cerita Dewasa AKu simpanan OMku



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer