Senin, 06 Mei 2013

Metode memelihara ikan mas koki


Metode memelihara ikan mas koki (akuariumhias) -Metode pemeliharaan ikan maskoki dapat bermacam macam, meskipun dengan prinsipnya, layaknya pemeliharaan ikan hias yang lain, cuma ada cara yakni memelihara kualitas air.

Ikan maskoki mempunyai ciri-ciri yg khas yakni amat rawan pada kandungan ammonia terlarut di dalam air. perihal inilah yg kerapkali bikin persepsi di kelompok umur pengagum ikan hias bahwa memelihara ikan maskoki tersebut sulit, gampang mati.

Untuk menangani problem karena kadar amonia terlarut tersebut, ada 2 hal yang bisa dikerjakan :
- Menetralisirnya, atau mengganti airnya. menetralisir kandungan ammonia bisa  menggunakan biofiltrasi 
- Menumbuhkan lumut air, yg dapat menyerap zat yg bisa meracuni ikan tersebut.

Sebagian tehnik ini telah biasa dipakai oleh para pehobis, serta sudah dibuktikan oleh mereka yaitu sebagai berikut :

1. Biofiltrasi

Tehnik biofiltrasi yg baik datang dari penggemar ikan koi. kunci dari tehnik ini.Yaitu pemakaian media filtrasinya. di antara media terbaik yaitu menggunakan matt sintetis buatan jepang, yg sekarang ini banyak didapati di toko ikan hias. Fungsi dari media ini dapat melakukan penyaringan kotoran ikan dan menahannya, hal ini dapat merangsang perkembangan dari bakteri nitrobacter didalamnya. 

Aerasi yang digunakan mesti cukup banyak serta waktu biofilter tersebut sudah berjalan, maka environment akuarium/ kolam ikan tersebut telah jadi stabil. Untuk hobiis yg malas menguras air akuarium, metode ini pastinya amat pas, dikarenakan tidak membutuhkan pengurasan air sekalipun. tetapi demikianlah kelemahan yg ada yaitu bahwa dengan air tidak dulu diganti, mengakibatkan zat/mineral yg dibutuhkan ikan menjadi kurang, karena zat tersebut ada di dalam air yang masih baru, sehingga bisa mengakibatkan ikan warnanya jadi kurang cerah. Tehnik ini dapat disertai dengan penggantian air parsial dengan teratur.

2. Air hijau/ greenwater method

Tehnik ini yaitu tehnik yg biasanya digunakan di farm ikan maskoki dimanapun. ini yaitu metode yg sering digunakan, yaitu ikan dibiarkan di dalam kolam sampai airnya menjadi berwarna hijau ( hal ini krn perkembangan lumut ). Yang perlu perhatikan bahwa lumut dapat  tumbuh yaitu lumut air, bukan hanya lumut yang ada dinding kolam. Umumnya di pembudidayaan, sesudah air jadi hijau, maka air tersebut dapat langsung diganti keseluruhan dengan air baru. Metode ini bisa tepat  dikembangkan dengan berupaya untuk dengan konsisiten melindungi pada tingkat kehijauan nya, lewat cara pada waktu air akan diganti, disimpan ember air lama untuk kedepannya dicampurkan dengan air baru. 

Karena diinginkan perkembangan lumut bisa berlangsung lagi segera sesudah kolam baru dikuras. keuntungan lain dari metode ini yaitu menjaga tingkat air hijau tadi, maka warna ikan jadi lebih cerah, yg dikarenakan dikarenakan ikan mengonsumsi lumut yg ada di air tersebut. Metode jenis ini sangat baik untuk menjaga kesehatan ikan, tetapi tidak menjadi pilihan favorit di pehobiis, dikarenakan dengan air hijau tersebut, ikan maskoki tidak bisa dilihat.

3. Mekanikal filtering

Mekanikal filtering yaitu menyaring kotoran padat yg ada di kolam/ akuarium, hingga air senantiasa tampak jernih. Metode jenis ini tidak menyaring kotoran terlarut di dalam air, sehingga banyak pehobiis terjebak dalam kondisi air yang jernih, namun kandungan amonia tinggi, yang bisa mengakibatkan ikan sakit/ mati. Jenis filtering mechanical filtering ini harus diimbangi dengan penggantian air yang teratur, dapat dengan penggantian 2 % tiap-tiap hari serta diimbangi dengan pencucian media filter.

4. Ubah air (mengganti air)

Dikarenakan kandungan amonia di air dikarenakan oleh kotoran ikan, maka tehnik yg dapat digunakan yaitu membuang kotoran ikan tersebut dengan cara di siphon, dan dikerjakan penggantian air dengan teratur. Di antara hobiis di Jakarta memakai tehnik ini, yakni lakukan siphon; penggantian air 80% sebanyak  2 kali 1 hari. Tehnik ini jalan dengan baik sekali serta perkembangan ikan didalamnya relatif tambah baik dari metode2 yg digunakan oleh hobiis yg lain.


-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Populer